Minggu, 04 Februari 2018

Multazam



Di Tanah suci terdapat beberapa tempat yang memiliki keutamnaan untuk melasksanakan ibadah dan sangat mustajab utnuk berdoa. Bahkan, karena begitu tingginya keutamaan tersebut, banyaak orang yang merekomendasikan untuk  berdoa ditempat tersebut dengan harapan doanya bisa dikabulkan oleh Allah. Salah satu bagian dari dinding Ka’bah yang menjadi tempat dijabahnya doa adalah Multazam. Multazam terletak diantara Hajar Aswad dan sebelum Pintu Ka’bah. Multazam memiliki makna “tempat yang amat diperlukan”.   

Dari Ibnu Abbas r.a bahwa  Rasulullah Shallallahi ‘alaihi wa salalm bersabda :
“Multazam adalah tempat dikabulkan doa. TIdak ada satupun doa seorang hamba di Multazam kecuali akan dikabulkan” (HR.Ahmad)
Diriwayatkan juga dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah Shallallahi ‘alaihi wa salam bersabda: “Tempat diantara sudut  Ka’bah dan Maqom Ibrahim adalah Multazam, setiap orang sakit yang berdoa di sana pasti akan sembuh ” (HR.Ahmad)

Bagiku,
berada di Multazam sungguh terasa sangat nikmat. Pesona Multazam bagaikan magnet yang menarik setiap jamaah untuk mendekatinya. Rasanya tak mau sedikitpun bergeser dari tempat yang mustajab ini. Namun, gelombang jamaah yang selalu padat dan  berlomba-lomba mendekati Multazam membuat saya harus rela meninggalkan tempat itu.

Sebagai pertimbangan bahwa jika kita berdoa jangan sampai mengganggu orang lain dengan memperpanjang doa kita, tidak diperkenankan berdesak-desakan bahkan menyakiti orang lain. Dikala melihat ada kesempatan dan kelonggaran, berdoalah di tempat musjajab, jika  tidak ada, cukuplah berdoa ketika thawaf dan (dalam) sujud shalat dalam Masjidil Haram

Tidak ada komentar:

Posting Komentar